Fakta Kecanduan Gadget Bisa Bikin Anak Alami Gangguan Kejiwaan

Wijayakusuma, Jurnalis
Sabtu 19 Oktober 2019 07:42 WIB
Ilustrasi (Dok. Okezone)
Share :

BEKASI - Smartphone gadget memiliki peran yang sangat krusial dalam kehidupan manusia di era digital saat ini. Bermula dari sebuah alat komunikasi, smartphone bertransformasi menjadi penyedia layanan informasi dan hiburan. Tak heran jika alat bantu ini sangat digandrungi sampai ke seluruh lapisan masyarakat.

Namun sayangnya, penggunaan gadget justru menjadi buah simalakama bagi sebagian kalangan, khususnya anak-anak yang kerap bermain game online dengan smartphone. Kecenderungan menghabiskan waktu bermain game setiap hari, membuat anak-anak lambat laun mengalami kecanduan yang bisa berdampak fatal pada psikis dan mentalnya.

Seperti kasus yang dialami Wawan Game yang viral di media sosial. Wawan dikabarkan menderita gangguan jiwa akibat kecanduan game online yang membuat jari jemarinya tak henti bergerak layaknya sedang bermain game. Pria 32 tahun tersebut dirawat di Yayasan Jamrud Biru yang merupakan tempat rehabilitasi orang dengan gangguan jiwa (ODGJ).

Baca Juga: RSJ Jabar Tangani Ratusan Anak Kecanduan Gadget

Selain Wawan Game, ada 3 pasien lain dengan kondisi kecanduan game online yang dirawat di yayasan yang terletak di Kampung Babakan Jalan Asem Sari II RT 03 RW 04, Kelurahan Mustikasari, Mustikajaya, Kota Bekasi, Jawa Barat itu. Ironisnya, ketiga pasien masih berstatus pelajar.

"Yang masuk tahun ini ada 4 orang ya untuk pasien gangguan jiwa karena game online. Dari 4 itu alhamdulilah tinggal 1. Dan 1 ini siap pulang juga. Kebanyakan mereka yang paling lama cuma Wawan Game ya, 4 bulan. tapi yang lain di sini cuma 2-3 minggu, ada yang 1 bulan siap pulang. Alhamdulillah cepat sembuhnya," kata pendiri Yayasan Jamrud Biru, Suhartono saat diwawancarai Okezone, Jumat 18 Oktober 2019.

Menurut pria yang akrab disapa Hartono itu, seluruh pasien anak pecandu game tersebut awalnya dibiarkan para orangtua bermain game online berjam-jam setiap hari. Kecanduan sang anak akhirnya membuat mereka lupa terhadap tugas dan kewajiban baik di rumah maupun sekolah.

Salah satunya Bima Sena, pelajar berusia 17 tahun asal Cianjur yang gemar bermain game online. Ia terbiasa bermain game 4 jam sehari, yang membuatnya menjadi seorang pecandu dan pasien di yayasan Jamrud Biru.

"Bahkan ada pasien kami Yudha dia baru 2 SMP, tapi sudah tergila-gila dengan game online. Kalau diambil gadgetnya, ngamuknya luar biasa. Sampai dilawan orangtuanya, sampai sekolahnya pun dilupakan, sudah melewati batas. Tapi alhamdulilah Yudha sudah pulang sekarang dan sudah kembali sekolah. Dan katanya sedang mengikuti ujian, Sabtu besok rapotnya sudah keluar," ujarnya.

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya