JAKARTA - Mantan Ketua Tim Kampanye Nasional (TKN) Joko Widodo (Jokowi)-Ma'ruf Amin, Erick Thohir memastikan Presiden Joko Widodo (Jokowi) telah mewawancarainya untuk mengisi posisi menteri di Kabinet Kerja jilid II.
"Tetapi intinya, tentu interview saya rasa masing-masing calon menteri cukup lama karena memang beliau sangat detail breakdown rencana kerja," ujar Erick Thohir di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Senin (21/10/2019).
Baca Juga: Gerindra Tegaskan Tak Pernah Mengejar Kursi Menteri ke Jokowi
Erick menyatakan Jokowi sendiri yang akan mengumumkan semua posisi menteri dan kepala lembaga negara pada Rabu 23 Oktober 2019. Menurut dia, menjabat sebagai "pembantu" Presiden merupakan tugas yang berat.
"Bukan sebuah yang wah jadi menteri. Tapi ini jabatan yang berat," tuturnya.
Ia pun memastikan bersedia menjadi menteri Jokowi demi menjalankan tugas negara. Kendati, sambung dia, rekam jejak dirinya hanya sebagai pengusaha yang tak pernah berkecimpung di pemerintahan.
"Dengan segala kerendahan hati, background saya swasta, sama seperti Nadiem, Wishnutama, yang tidak pernah berkecimpung di pemerintahan. Tapi yang memang bagian tugas negara yang saya rasa kadang-kadang tidak pernah terpikirkan," ujarnya.
Baca Juga: Beredar di Medsos, Ini Nama-Nama Menteri Kabinet Kerja Jilid 2?
Erick Thohir menambahkan, mau menerima jabatan menjadi menteri Jokowi demi mengabdi kepada rakyat. "Tapi tentu intinya bagaimana beliau memaparkan pemikiran beliau yang saya rasa semua wajib membantu dan ini sesuai pidato kemarin, ini buat rakyatlah," ujarnya.
Erick Thohir memastikan akan melepas jabatan di perusahaannya. Selain itu, ia juga akan menandatangani fakta integritas setelah dilantik menjadi menteri Kabinet Kerja jilid II.
"Nanti kalau pada saat dilantik harus ditandatangani," pungkasnya.
(Arief Setyadi )