Tapi, AHY tak dipilih oleh Jokowi meski Demokrat sebelumnya mengatakan kalau mantan calon gubernur DKI Jakarta itu cocok masuk kabinet.
Sekjen Partai Demokrat Hinca Panjaitan merespons soal tak ada kadernya di jajaran Kabinet Indonesia Maju. Menurutnya memilih menteri adalah hak prerogatif Presiden yang tak bisa dipengaruhi pihak mana pun.
Hinca mengatakan Demokrat belum memutuskan apakah akan mendukung pemerintahan atau berada di luar sebagai penyeimbang alias menjadi oposisi, karena keputusan soal itu akan diumumkan nanti secara resmi oleh SBY dalam pidato politiknya.
“Sambil menunggu pidato politik Ketua Umum Partai Demokrat berkaitan dengan posisi serta peran PD lima tahun ke depan, baik dalam kehidupan politik maupun pembangunan bangsa, diinstruksikan sekali lagi agar para kader partai tidak mengeluarkan sikap dan pernyataannya sendiri-sendiri," tuturnya.
“Partai Demokrat mendoakan agar Kabinet Presiden Jokowi sukses dalam mengemban tugas-tugasnya, sesuai dengan harapan rakyat dan janji-janji kampanye yang disampaikan dalam Pemilu 2019 yang lalu.”
(Salman Mardira)