Tidak hanya itu, sambung Wana, berdasarkan temuan dari tim gabungan bentukan Polri, cairan yang mengenai wajah Novel adalah asam sulfat yang meeuapakan salah satu zat keras. Hal itu jelas membantah pernyataan Dewi Tanjung yang menduga bahwa cairan yang terkena wajah Novel Baswedan bukan zat keras.
"Fakta selanjutnya adalah temuan tim gabungan yang dibentuk oleh kepolisian menyatakan cairan yang digunakan adalah asam sulfat (H2S04). Lalu, laporannya ke polisi pun juga salah alamat. Harusnya yang dia lakukan adalah mendorong kepolisian untuk segera menyelesaikan kasus NB sehingga pelakunya dapat ditangkap," jelas dia.
Baca juga: Kubu Novel Baswedan Akan Perkarakan Balik Dewi Tanjung
(Hantoro)