Terkait dengan agenda besar Golkar, dia juga menegaskan semua pihak mestinya juga bisa satu pemahaman, bahwa tahun ini adalah tahun konsolidasi, bukan tahun kompetisi. Dia mengingatkan, jika sering ribut di internal, bisa membuat di eksternal kalah. 'Karena banyaknya konflik di internal," wanti-wantinya.
Dia kemudian juga mengingatkan kesan dan pesan dari Presiden Joko Widodo (Jokowi). Di samping mengapresiasi dan memuji kinerja Airlangga Hartarto dan kebesaran Partai Golkar, Presiden Jokowi juga menyinggung soal kegaduhan terkait dengan Munas Golkar. "Pesan Presiden kan sudah jelas, jangan gaduh," kata Dedi.
Dedi juga menyebutkan soal dukungan yang diberikan Airlangga Hartarto kepada Bamsoet saat merebut kursi ketua MPR beberapa waktu lalu. "Pak Airlangga legowo, ikhlas membantu Pak Bamsoet, sekarang tinggal bagaimana sikap Pak Bamsoet," kata dia.
Dedi membantah pernyataan Bamsoet yang menyebut suasana mencekam jelang Munas Golkar. Menurutnya semua berjalan normal, tidak ada yang perlu dicemaskan.
Dia juga menyanggah adanya pemecatan terhadap loyalis Bamsoet di partai. "Tidak ada yang dipecat, dipreteli. Enggak ada. Semua masih berjalan sesuai fungsinya," kata Dedi.
(Qur'anul Hidayat)