Deklarasi Maju sebagai Caketum Golkar, Komitmen Bamsoet Dipertanyakan

Harits Tryan Akhmad, Jurnalis
Jum'at 22 November 2019 18:15 WIB
Ketua DPP Partai Golkar, Ace Hasan Syadzily. (Foto : Okezone.com/Muhamad Rizky)
Share :

JAKARTA – Wakil Koordinator Bidang Pratama Partai Golkar Bambang Soesatyo (Bamsoet) deklarasi maju sebagai calon ketua umum Golkar pada Munas yang digelar Desember mendatang. Ketua DPP Partai Golkar, Ace Hasan Syadzily, mempertanyakan komitmen Bamsoet dengan Ketua Umum Airlangga Hartarto usai deklarasi tersebut.

"Kami hanya ingin mempertanyakan soal komitmen yang pernah diucapkannya di depan publik soal kesepakatannya untuk memberikan dukungan kepada Pak Airlangga sebagai Ketua Umum Partai Golkar," ujar Ace kepada wartawan, Jumat (22/11/2019).

Ia menyayangkan sikap Bamsoet yang dianggapnya tak bisa menjaga komitmen dengan Airlangga. Apalagi sekarang Bamsoet sudah diberikan jabatan sebagai Ketua MPR periode 2019-2024.

"Ketua Umum Partai Golkar saja yang sudah menugaskannya sebagai Ketua MPR RI berani dikhianati dan tega untuk melanggar janji dan kesepakatan, apalagi kepada kader-kader Partai Golkar yang menjadi pejuang-pejuang Partai Golkar di akar rumput," tuturnya.

Walaupun menyinggung soal komitmen, Ace enggan berkomentar lebih jauh dan menyerahkan hal tersebut kepada kader partai dan masyarakat agar menilai sikap Bamsoet tersebut.

"Biar masyarakat dan kader-kader Partai Golkar yang menilai dan mencatat kualitas seseorang. Seorang pemimpin itu dilihat dari keteguhannya memegang janji dan komitmen yang sudah diketahui masyarakat luas," katanya.


Baca Juga : Bamsoet Deklarasi Maju sebagai Caketum di Munas Golkar

Meski begitu, Ace menegaskan, partai Golkar tidak akan menghalangi siapapun untuk maju menjadi calon Ketua Umum Partai Golkar, termasuk Bamsoet. Partai Golkar memberikan kesempatan kepada seluruh kadernya yang memenuhi syarat dukungan 30% pemegang suara untuk menjadi calon Ketua Umum Partai Golkar.

"Selain Pak Bamsoet, juga ada kader-kader yang lain yang akan maju menjadi Caketum seperti Ridwan Hisjam dan Indra Bambang Utoyo. Itu menunjukan Golkar merupakan partai yang sangat demokratis dan terbuka," tutur Ace.


Baca Juga : Peluang Airlangga dan Bamsoet Jelang Munas Golkar Dinilai 50:50

(Erha Aprili Ramadhoni)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya