JAKARTA - Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa medampingi Menteri LHK Siti Nurbaya Bakar di Puncak acara Gerakan Nasional Pemulihan Daerah Aliran Sungai (GNPDAS) tahun 2019 di Desa Oro-oro Ombo, Kota Batu, Jatim, Kamis (5/12/2019).
Dalam acara tersebut, mereka menyoroti masih banyaknya sampah rumah tangga, terutama popok bayi, yang dibuang masyarakat ke Kali Brantas yang melintasi sejumlah wilayah di Jawa Timur.
Khofifah pun berharap, mereka yang masih buang sampah sembarangan segera mendapat hidayah dan tidak mengulangi perbuatannya.
"Harapan saya enggak muluk-muluk, semoga masyarakat Jatim yang masih membuang sampah di Sungai Brantas memperoleh hidayah dan bisa segera sadar bahwa yang dilakukannya merusak lingkungan dan mengancam kelestarian ekosistem di sungai tersebut. Aamiin," tulis Khofifah di akun Instagramnya.
Baca Juga : Banyak Popok Dibuang ke Sungai, Menteri LHK : Ini Persoalan Kultur
Baca Juga : Ke Malang, Menteri LHK Tanam Pohon Kacang Termahal di Dunia
Sebelumnya, Menteri Siti memandang apa yang dilakukan warga tersebut sebagai kultur atau budaya yang perlu terus diedukasi bersama.
"Saya kira memang membuang limbah popok bayi ke sungai menjadi persoalan kultur, maka mengawali dengan pendidikan adalah langkah-langkah untuk mulai mencintai lingkungan," ujar Siti.
Edukasi ini disebut Siti tak bisa hanya dibebankan ke pihak terkait lingkungan hidup saja melainkan juga pihak lainnya di tingkat terbawa misalnya Posyandu maupun RT RW untuk terus memberikan edukasi kepada masyarakat.
(Angkasa Yudhistira)