NAMA Gibran Rakabuming memang sudah dikenal banyak orang, selain karena anak dari presiden Joko Widodo, dia juga masuk dalam bursa pemilihan calon Walikota di Solo.
Nah, jika selama ini Anda kerap melihat Gibran ditemani istri, anak, atau orangtuanya, tapi tahukah Anda kalau Gibran juga termasuk cucu yang begitu sayang pada neneknya?
Ya, jika diperhatikan dalam postingan akun Instagramnya, anak pertama dari Jokowi dan Iriana ini memang pendiam tapi sekaligus penyayang. Hal ini bisa dilihat dari kedekatan Gibran dengan sang nenek, yang biasa dia panggil Eyang Noto.
Eyang Noto sendiri sejatinya bernama asli Sudjiatmi. Nama Noto diambil dari nama kakeknya Gibran yaitu Noto Mihardjo. Tidak bisa dipastikan apa alasan Gibran menyebut nama neneknya dengan nama kakeknya.
Lantas, seberapa dekat Gibran dengan sang nenek?
Di salah satu unggahan, Gibran terlihat sedang meminta restu sang nenek. Calon Wali Kota Solo periode 2020-2025 ini datangi rumah Eyang Noto sebelum dirinya pergi ke Semarang untuk mendaftar sebagai calon.
Momen pertemuan Gibran Rakabuming dan sang nenek cukup mengharukan. Kedekatan sang cucu pada neneknya bisa dilihat di sini. Di foto pertama, Eyang Noto seperti sedang memberi nasihat dan doa pada cucunya itu. Tangan Eyang Noto memegang pundak Gibran sebagai tanda diberikannya restu tersebut.
Kemudian, di foto berikutnya Eyang Noto menyium kepala Gibran sebagai wujud pemberian doa kebaikan pada kelancaran niat sang cucu yang ingin mengabdikan hidupnya pada masyarakat Solo. Gibran pun terlihat tenang saat mendapat ciuman sang nenek.
Di unggahan lain, Eyang Noto juga terpantau memberi dukungan secara langsung pada Gibran yang berangkat ke Semarang. Sang nenek yang mengenakan abaya biru muda terlihat jalan di belakang cucunya. Wajah Eyang Noto sangat bahagia, senyumnya merekah mengiringi cucunya menggapai impian.
Layaknya Jokowi, Gibran juga senang mengenakan kemeja putih dengan bawahan hitam. Sepatu yang ia pilih adalah pantofel hitam yang sangat formal. Jam tangan hitam ia sematkan di lengan kirinya.
Tampilan ini memberi kesan formal tapi tetap santai karena lengan kemeja putihnya Gibran gulung sebagian. Gaya ini mirip dengan ayahnya, ya.
Di momen yang sama, terlihat di sana sang istri dan ibu Gibran pun ikut mengantarnya pergi ke Semarang untuk mencalonkan diri sebagai Wali Kota Solo. Restu orang terdekat Gibran tentu menjadi doa dan semangat ia dalam menggapai mimpi memberi manfaat bagi masyarakat Solo.
(Muhammad Saifullah )