JAKARTA - Stasiun Manggarai jadi salah satu stasiun terbesar di Jakarta, bahkan Indonesia. Lokasinya yang menjadi stasiun transit hampir seluruh lintas KRL membuat Stasiun Manggarai menjelma jadi stasiun paling sibuk di Indonesia.
Rupanya, Stasiun Manggarai telah direncanakan sebagai pusat stasiun (central stasiun) pada masa pemerintahan Hindia-Belanda. Saat ini, Stasiun Manggarai sudah dilakukan pembangunan penambahan jalur rel kereta api khusus bandara dan sudah beroperasi sejak awal Oktober 2019.
Awal berdirinya Stasiun Manggarai di Jakarta sudah dikenal oleh warga Batavia (sekarang Jakarta) sejak abad ke-17. Sebelumnya, Manggarai merupakan tempat tinggal dan pasar budak asal Manggarai, Flores, Nusa Tenggara Timur (NTT). Selanjutnya, Manggarai termasuk wilayah dalam Gementee (setingkat Kotamadya) Meester Cornelis.
Meeseter Cornelis ini berkembang menjadi sebuah kampung, meskipun jalur kereta api wilayah Jakarta-Bogor sudah dibangun oleh perusahaan kereta api swasta Nederlansch-Indische Spoorweg Maatschappij (NIS) sejak 1873.
Awalnya Kampung Manggarai baru dibangun stasiun kereta api pada tahun 1914 dan diresmikan pada 1 Mei 1918. Sebelumnya, stasiun kereta api yang terdekat adalah stasiun Boekitdoeri yang tak jauh sekitar 400 meter dari arah selatan stasiun Manggarai.
Pada tahun 1913 perusahaan kereta api di negara Staatsspoor en Tramwegen (SS) telah menguasai seluruh jaringan rel kereta di Batavia dan Meester Cornelis. Saat itu pembangunannya dipimpin oleh arsitek asal Belanda Ir. J. Van Gendt. tidak hanya stasiun, Van Gendt juga membangun sekolah pendidikan khusus perkeretapaian dari rumah dinas untuk para pegawai SS di area stasiun.