Dekat Pasar Tomohon, Masyarakat Sulut Diminta Jangan Panik Terkait Virus Korona

Subhan Sabu, Jurnalis
Jum'at 24 Januari 2020 16:15 WIB
Dinas Kesehatan Daerah Provinsi Sulut (foto: Okezone/Subhan Sabu)
Share :

Sebelumnya diberitakan, Kota Wuhan, China merupakan pusat wabah virus korona yang telah membuat 25 orang meninggal. Pihak berwenang China percaya bahwa virus korona berasal dari hewan liar yang dijual Pasar Makanan Laut Huanan, Wuhan.

Pasar makanan di Wuhan, China menjual koala hidup, ular, tikus dan anak anjing serta serigala kepada penduduk setempat untuk dimakan.

Sementara di Sulawesi Utara sendiri tepatnya di Kota Tomohon juga memiliki pasar ekstrem mirip dengan pasar di Wuhan yang menjual daging hewan anjing, kucing, babi, kelelawar, babi hutan, tikus hutan ekor putih, ular piton, kus-kus, bahkan daging hewan yang terancam punah pun ada di sini, seperti Yaki atau Monyet hitam Sulawesi (Macaca Nigra).

Baca Juga: Pasar di Wuhan, Kota Pusat Virus Korona Jual Ular, Tikus hingga Serigala 

Mengantisipasi akan masuknya virus korona, Dinas Kesehatan Kota Tomohon terus melakukan sosialisasi dan imbauan ke puskesmas-puskesmas dan rumah sakit.

Imbauan itu menyebutkan bahwa pedagang dan pembeli di Pasar Tomohon harus menjaga kebersihan serta ikut mengawasi turis China yang datang.

"Jadi kalau ada yang sakit secepatnya disampaikan," ujar Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinas Kesehatan Kota Tomohon dr. Maria Sugiarto.

(Fiddy Anggriawan )

Halaman:
Lihat Semua
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya