Meski masih dalam status pengawasan, namun terduga ditempatkan di ruang khusus untuk kasus seperti ini yakni ruang isolasi di Irina F RSUP Prof Kandou Manado.
Terduga sendiri sehari-harinya bekerja sebagai interpreter atau penerjemah bagi turis China, sementara untuk alamat belum diketahui.
"Warga negara Indonesia, lupa alamatnya dari kota mana, dia petugas interpreter yang terlibat dalam penerbangan kegiatan tourisme ini dan melakukan perjalanan ke daerah terdampak," pungkasnya.
(Awaludin)