"Kami kan hanya siap saja. Menunggu dari Kemenlu bisa tembus tidak ke pemerintah sana untuk agar kami bisa berangkat atau tidak, yang jelas TNI AU siap 24 jam," ujar Fajar.
Baca Juga: Dua Pasien RSHS Bandung Dinyatakan Negatif Virus Korona
Selain pesawat, TNI AU juga menyiapkan petugas medis untuk mengevakuasi WNI di China. Nantinya, Kementerian Kesehatan juga akan mengerahkan tim medisnya.
"Ini kan sementara terdaftar WNI di sana 240-an yah, sekitar itu. Itu harus butuh berapa tenaga medis. Kami masih stand by, TNI AU yang jelas siap, kapan pun diberangkatkan siap," katanya.
(Arief Setyadi )