Dari evaluasi dan observasi yang ditawarkan Pemerintah China, Saleh menjelaskan, dilakukan dengan dua skema yakni setiap orang sebelum diterbangkan ke negara asalnya harus dilakukan pemriksaan di wilayah China yang terbebas dari paparan virus. Cara kedua, setiap orang diperbolehkan langsung terbang ke negara asalnya.
Baca Juga : Warga Lokal Terinfeksi Korona, 10 Mahasiswa Asal Banten di China Minta Dievakuasi
“Bisa jadi dikeluarkan dulu dari provinsi ini ke provinsi lain yang masih di wilayah Chiina. Tetapi dipastikan tidak terjangkit virus atau kedua skema ke dua ada yang langsung," kata dia.
"Nanti mereka kemungkinan besar akan di karantina untuk memamstikan mereka tidak terpapar virus itu. Itu bisa jadi di rumah sakit atau di bandara yang dinyatakan tidak sibuk dan tidak ramai seperti Kertajati,” imbuhnya.
(Angkasa Yudhistira)