Meski begitu, pengecekan intensif tetap akan dilakukan. Untuk sementara lanjut dia, RSUD Margono di Banyumas akan disiapkan untuk mengawal keempat mahasiswa itu. Semua persiapan sudah dilakukan, tinggal menunggu kedatangan keempat mahasiswa tersebut.
"Persiapan sudah semuanya, tinggal nunggu kedatangan saja. Nanti setelah datang, bisa langsung dilakukan penanganan dan pemeriksaan intensif," terangnya.
Ganjar menyampaikan akan terus memantau perkembangan warga Jateng yang masih berada di Tiongkok. Setelah pihaknya melakukan pendataan, total mahasiswa asal Jawa Tengah yang menempuh studi di Negeri Tirai Bambu sebanyak 15 orang.
Namun tidak semua dari mereka bisa membiayai perjalanan pulang ke Tanah Air, padahal KBRI Beijing pada 29 Januari kemarin telah menerbitkan surat imbauan bagi seluruh mahasiswa Indonesia yang berada di Tiongkok untuk pulang ke Tanah Air karena perkembangan virus Korona yang makin menyebar.
"Yang sisanya akan kita bantu, karena beberapa yang lain sambat tidak punya uang untuk pulang," ujarnya.