WASHINGTON - Polisi Venezuela telah menangkap enam eksekutif perusahaan minyak warga negara Amerika Serikat (AS) yang selama ini dikenakan tahanan rumah. Penangkapan itu terjadi beberapa jam setelah Presiden AS Donald Trump bertemu dengan pemimpin oposisi Juan Guaido di Washington.
Berdasarkan kesaksian anggota keluarga, keenam eksekutif Citgo itu diciduk dari rumah mereka pada Rabu malam, 5 Februari 2020, dan tidak diketahui di mana mereka ditahan.
Utusan Khusus AS untuk Venezuela, Elliot Abrams mengatakan pejabat AS menduga para eksekutif ini ditahan di Penjara El Helicoide, dan ditangkap oleh agen-agen intelijen Venezuela. Dia mengatakan penahanan mereka terjadi tidak lama setelah Trump melakukan pembicaraan dengan Guaido, dan hal itu mencurigakan.
“Kami mengecam tindakan kejam dan tidak bisa diterima ini, serta menuntut agar penahanan mereka yang sudah berlangsung lama diakhiri, dan mereka diizinkan meninggalkan Venezuela,” kata Abrams sebagaimana dilansir VOA, Jumat (7/2/2020).
“Kami mendesak rezim di Venezuela untuk membebaskan tanpa syarat semua orang-orang yang ditahan, termasuk para deputi Dewan Nasional.”
Sejauh ini tidak ada komentar dari pejabat Venezuela.
Citgo adalah perusahaan minyak milik Venezuela yang kantor pusat dan penyulingan minyaknya yang utama ada di Texas, AS.