Setiba di rumah, mereka membongkar paksa pintu mesin ATM yang berisi uang ratusan juta rupiah. Dengan mudah pintu mesin ATM terbuka karena leleh akibat panasnya alat las. Setelah brangkas terbuka, mereka lantas membagi uang hasil kejahatan.
“Mereka di rumah itu langsung mengelas membuka pintu ATM. Setelah dibuka, uangnya kurang lebih Rp800 jutaan. Mereka langsung membagi habis, tidak dihitung main tumpuk aja ada yang dapat Rp130 juta sampai Rp300 juta,” kata dia.
Komplotan pelaku di antaranya YT alias AP alias FA berperan sebagai driver, kemudian AD yang bertugas mengambil barang hasil kejahatan dan membuka mesin ATM. Selanjutnya adalah seorang perempuan SYT berperan menerima hasil dari kejahatan pencurian mesin ATM.
Dua pelaku yang masih buron ialah SY alias IP alias DD berperan mempunyai ide, mengambil barang hasil kejahatan, menentukan sasaran, menyediakan alat, membagi uang hasil kejahatan, serta PL berperan mengambil barang hasil kejahatan dan membuka mesin ATM.
(Angkasa Yudhistira)