RIYADH - Kementerian kesehatan Arab Saudi pada Senin 2 Maret mengonfirmasi kasus pertama virus korona atau Covid-19.
Melansir Al Arabiya, Selasa (3/3/2020) pasien merupakan seorang warga negara (WN) Saudi yang melakukan perjalanan dari Iran ke melalui Bahrain lalu tiba di Arab Saudi.
Setelah dinyatakan positif terkena virus, pasien ditempatkan di fasilitas karantina di sebuah rumah sakit dan diberikan perawatan medis sesuai prosedur.
Seorang juru bicara Kemenkes Saudi mengatakan pada Minggu bahwa negara telah menyiapkan 25 rumah sakit dan 8.000 tempat tidur untuk menangani setiap kasus virus korona.
Baca juga: Anggota Dewan Penasihat Pemimpin Iran Meninggal karena Virus Korona
Baca juga: Pemerintah Matangkan Strategi Baru Antisipasi Korona
Sementara Tunisia pada hari yang sama juga melaporkan kasus pertama virus korona.
Menteri Kesehatan Abdelatif el-Maki mengatakan dalam sebuah konferensi pers, pasien meurpakan pria Tunisia.
Sedangkan kasus pertama Covid-19 di Senegal adalah warga negara Prancis yang tinggal di Senegal dan yang baru saja kembali dari Prancis.
Di Maroko kasus pertama adalah seorang pria Maroko yang tinggal di Italia. Pasien saat ini dalam kondisi tidak kritis di sebuah rumah sakit di Casablanca.
Merujuk data Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) per tanggal 2 Maret, sebanyak 88.948 di seluruh dunia terinfeksi Covid-19 yang berasal dari Wuhan, China. Korban meninggal akibat Covid lebih dari 3 ribu jiwa.
(Rachmat Fahzry)