Selain itu, Fachrori juga mengajak masyarakat untuk aktif memberikan informasi jika ada gejala yang dicurigai virus korona.
Baca juga: 2 WNI Positif Korona, Pemerintah Siapkan 100 Rumah Sakit
Sementara itu, Kepala Biro Humas dan Protokol Setda Provinsi Jambi, Johansyah, mengatakan masyarakat yang dicurigai terinveksi virus korona, akan dilayani di fasilitas layanan kesehatan (Fasyankes) di Puskesmas dan rumah sakit di kabupaten/kota, sedangkan pengobatan rujukan di Rumah Sakit Umum Raden Mattaher Jambi.
Pihak Rumah Sakit Raden Mattaher, tuturnya, telah menyiapkan 2 kamar dengan 8 unit tempat tidur utuk penanganan suspect (dicurigai) terinveksi virus korona.
(Awaludin)