CIREBON - Kepala Dinas Kesehatan (Kadinkes) Kabupaten Cirebon, Eni Suhaeni mengatakan, terdapat dua pasien dalam pengawasan (PDP) terkait virus korona (Covid-19), di Kabupaten Cirebon, Jawa Barat.
Kedua pasien PDP ini merupakan seorang perempuan dan seorang laki-laki berusia 34 tahun. Mereka kini tengah menjalani perawatan di ruang isolasi di dua rumah sakit di Cirebon. Ia tidak bisa memberikan keterangan lebih lanjut, perihal di mana dua pasien PDP ini dirawat.
"Dua pasien dalam pengawasan di dua rumah sakit. Tempatnya tidak boleh disebutkan. Pokoknya di rumah sakit," kata Eni saat ditemui Okezone, Rabu (11/3/2020).
Sedikit memberi bocoran, Eni menyebut salah satu pasien bekerja sebagai pekerja migran Indonesia. Ia baru saja pulang dari negara terjangkit Covid-19, yakni Singapura. Sedangkan untuk lainya, ia tidak menjelaskan secara mendetail.
Baca juga: WNA Covid-19 yang Meninggal di Bali Dikremasi
"Yang satu baru pulang dari Singapura. Dia pekerja migran. Satunya bekerja yang berhubungan dengan banyak orang. Pada saat kami tahu ada pasien dalam pengawasan, kami langsung melakukan penyelidikan epidemiologi ke masing-masing tempat tinggal pasien," ujar Eni.
Disampaikannya, Dinkes Kabupaten Cirebon sudah melakukan penyelidikan epidemiologi. Pihaknya telah mendatangi tempat tinggal dua orang pasien tersebut. Anggota keluarga keduanya masuk dalam pemantauan.
Pihaknya kini tengah menunggu hasil pemeriksaan dari Balitbangkes Kementrian Kesehatan.
Total ada empat PDP di Kabupaten Cirebon, Jawa Barat. Namun, dua pasien pertama sudah dinyatakan sembuh. "Ada empat pasien dalam pengawasan. Tapi yang dua sudah sembuh. Mereka warga negara China dan Kabupaten Cirebon. Kita masih tunggu hasil pemeriksaan swab dua pasien lainnya. Biasanya 4 sampai 3 hari baru keluar," ujarnya.
(Qur'anul Hidayat)