DEPOK - Penyebaran virus corona yang semakin masif, Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas I Depok, Jawa Barat, diisolasi dengan tidak menerima kunjungan hingga 14 hari ke depan.
Menutup akses kunjungan kepada Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) dianggap menjadi pilihan tepat dalam upaya tindakan pencegahan penyebaran Covid-19 asal Kota Wuhan, China.
"Kebijakan peniadaan kunjungan ini dilakukan sebagai bentuk dukungan nyata Rutan Kelas I Depok dalam memerangi covid-19. Peniadaan kunjungan ini diberlakukan sejak hari ini sampai dengan waktu yang tidak ditentukan, paling cepat 14 hari atau mungkin lebih, mengikuti situasi dan kondisi di masyarakat," kata Kepala Rutan Kelas I Depok Dedy Cahyadi saat dihubungi Okezone, Rabu (18/3/2020).
Saat ini Rutan Depok terdata menampung 1.800 tahanan titipan dan warga binaan atau Napi (narapidana). Menurut dia, jika tidak dilakukan larangan kunjungan, dikhawatirkan dapat menjangkit ribuan warga binaan lainya.
"Meskipun penularan virus corona sangat mudah hanya dengan interaksi langsung sesama manusia, warga Binaan tidak perlu panik dan khawatir, namun dihimbau untuk tetap melakukan perilaku hidup bersih dan sehat," jelasnya.