Pemkot Tangsel Jajaki Kerja Sama 6 RS Swasta Tangani Pasien Corona

Hambali, Jurnalis
Kamis 19 Maret 2020 10:48 WIB
Jubir Satgas Covid-19 Tangsel, Tulus Muladiono. (Foto: Okezone.com/Hambali)
Share :

TANGSEL – Satgas Percepatan Penanganan Virus Corona (Covid-19) Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Tangsel), menjajaki kerja sama dengan 6 rumah sakit (RS) swasta, sebagai lokasi rujukan pasien corona.

Keenam RS swasta itu adalah RS Omni di kawasan Alam Sutera, Eka Hospital di Lengkong Gudang Serpong, RS Premier Bintaro di Pondok Jaya, RS Pondok Indah di kawasan Boulevard Bintaro, RS Medika di Jalan Letnan Soetopo dan RS Bhineka Bakti Husada di Pondok Cabe.

"Kami di daerah melihat kondisi perkembangan dari penanganan corona ini tidak bisa menampung begitu banyak, lalu berinisiatiflah. Bahwa ada 6 rumah sakit yang akan kami coba untuk kerja sama," Jubir Satgas Covid-19 Pemkot Tangsel, Tulus Muladiono kepada Okezone, Kamis (19/3/2020).

Sejauh ini, Provinsi Banten baru memiliki 2 RS rujukan penanganan pasien corona, yaitu RSU Kabupaten Tangerang dan RSU Drajat Prawiranegara di Kabupaten Serang. Jumlah itu tak akan mampu menangani peningkatan rujukan pasien corona dari 8 kabupaten-kota yang ada di Banten.

Baca juga: Tangsel Tetapkan KLB Corona, Panti Pijat dan Karaoke Masih Bandel Beroperasi

"Ini pun jumlahnya kan terbatas, artinya ruangan itu tidak bisa konteksnya kita punya banyak ruangan. Karena itu menyangkut tadi, sarana prasarana plus SDM dari setiap-setiap rumah sakit. Itu yang menjadikan bahwa kami coba berinisiatif dengan ingin memberikan yang terbaik ke masyarakat," ujar Tulus.

Nantinya, jika kerja sama itu telah disepakati bersama, maka keenam RS swasta itu akan dilengkapi ruang isolasi khusus untuk menangani pasien corona. Meskipun, Tulus mengakui bahwa belum tentu keenam RS tersebut menyetujui kerja sama yang dijajaki.

"Repotnya, dalam konteks bahwa untuk menentukan rumah sakit yang bisa dijadikan tempat rujukan. Kami menunggu kesiapan dari pihak swastanya, siap enggak? Kalau sudah siap kita lakukan MOU. Kalau tidak bersedia kami akan minta langkah ke provinsi atau ke pusat," jelasnya.

Hingga Rabu 18 Maret 2020 kemarin, tercatat 76 pasien dengan berbagai kriteria status corona di Banten, yakni 1 pasien positif, 11 pasien dalam pengawasan (PDP), dan 64 orang dalam pemantauan (ODP).

Data itu dirilis berdasarkan informasi yang masuk dari Kementerian Kesehatan, dan data dari seluruh rumah sakit di Tangsel. Seluruh data dari rumah sakit swasta akan dianalisa terlebih dahulu hingga mendapat notifikasi dari pemerintah pusat.

(Qur'anul Hidayat)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya