YOGYAKARTA - Dinas Kesehatan DIY memastikan tidak ada penyebaran virus corona (covid 19) di tingkat lokal DIY. Dua kasus yang muncul merupakan kasus impor, dan tidak ada penyebaran di tingkat lokal.
“Setahu saya tidak ada zona merah Covid di DIY,” jelas Kepala Dinas Kesehatan DIY Pembayun Setyaning Astutie, kepada wartawan disela launching Balai Besar Teknik Kesehata Lingkungan dan Pengendalian Penyakit (BBTKLPP) Yogyakarta.
Dua kasus positif Corona yang ditangani di RS DR Sardjito, merupakan kasus import. Keduanya diduga terpapar ketika tengah berada di luar kota. Ketika kembali itulah mengeluhkan sakit dengan gejala-gejala mengarah kepada Covid. Hingga akhirnya dilakukan uji laboratorium di Kementerian Kesehatan hingga akhirnya hasilnya diketahui positif.
Zona merah, kata dia, ketika terjadi penularan di tingkat lokal. Seperti yang terjadi di beberapa daerah diluar DIY. “DIY tidak ada zona merah, mudah-mudahan ini tetap terjaga,” jelasnya.
Dinas juga lebih berhati-hati dalam melakukan penanganan, termasuk melakukan tracking terhadap pasien. Namun yang terjadi kadang informasi yang ada di masyarakat cepat beredar di media sosial yang belum diketahui pasti kebenarannya.
Baca Juga: Jokowi Pastikan Stok Pangan Lebih dari Cukup di Tengah Wabah Corona
Terpisah, juru bicara Pemda DIY dalam masalah Covid, Berti Murtiningsih mengatakan saat ini ada 24 pasien yang sudah diperiksa. Dua orang pasien diantaranya positif dan 14 negatif. Sedangkan 8 pasien lainya masih menunggu hasil uji lab.
Untuk pasien balita pertama, kondisinya sudah membaik. Bahkan uji laboratorium yang dilakukan hasilnya sudah negatif, dan masih perlu pengawasan dan uji lab lanjutan. Begitu juga orang tuanya juga sudah menjalani uji laboratorium dan hasilnya negatif.
Sedangkan untuk kasus kedua ini merupakan seorang laki-laki dengan usia 57 atau 58 tahun. Saat ini masih dirawat di ruang isolasi RSUP Dr Sardjito.
“Untuk kasus kedua baru akan dumlai (tracking),” jelasnya.
(Khafid Mardiyansyah)