BERGAMO - Militer telah dikerahkan untuk membantu mengangkut mayat di saat Kota Bergamo, di utara Italia begulat dengan epidemi virus corona yang sedang berlangsung. Krematorium kota saat ini dilaporkan beroperasi setiap saat karena banyaknya mayat yang harus dikremasi.
Pimpinan Partai Lega Nord, Matteo Salvini, mem-posting sebuah foto di Twitter yang menunjukkan barisan panjang truk tentara bergerak melintas kota yang terletak di wilayah Lombardy itu.
Salvini mengatakan bahwa kendaraan militer itu dikirim untuk membantu memindahkan mayat yang tidak bisa ditangani di tingkat lokal.
L’Esercito porta le bare fuori da Bergamo, per la cremazione fuori dalla Lombardia, una terra messa a prova durissima, che lotta senza tregua contro il male.
È un’immagine straziante, che colpisce con la forza di cento, mille pugni. (1/3) pic.twitter.com/LgPgOceSM2— Matteo Salvini (@matteosalvinimi) March 18, 2020
Sebuah video yang di-posting di media sosial menunjukkan truk bercat hijau dan kamuflase yang diparkir di jalan saat mereka bersiap untuk mengangkut mayat.
Menurut laporan media yang dilansir Russia Today, Jumat (20/3/2020), krematorium Bergamo telah kewalahan menangani jumlah korban virus corona. Kota ini telah mencatat sedikitnya 93 kematian akibat Covid-19, dan pejabat setempat telah menyatakan ketakutan bahwa yang terburuk belum datang.
Italia telah menjadi negara di luar China yang paling terdampak oleh pandemi Covid-19. Pada Kamis (19/3/2020), Pejabat Italia melaporkan 427 kematian baru menjadikan total korban meninggal di negara itu mencapai 3.405. Sementara jumlah kasus infeksi Covid-19 di negara itu kini telah mencapai 41.035.
(Rahman Asmardika)