Stadion Patriot Bekasi Jadi Tempat Tes Massal Virus Corona

Wisnu Yusep, Jurnalis
Minggu 22 Maret 2020 16:06 WIB
Stadion Patriot Bekasi (Foto : Okezone.com/Wisnu)
Share :

BEKASI - Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil menyebut, Stadion Patriot Chandrabaga Kota Bekasi menjadi lokasi rapid test atau tes masal virus corona atau covid-19.

Hal tersebut disampaikan setelah dirinya melakukan pemeriksaan kesiapan di lokasi rapid test virus corona di stadion tersebut. Adapun tes masal tahap pertama akan dilakukan pada Selasa 24 Maret 2020.

Rapid test ini akan dilakukan tak hanya bagi warga Kota Bekasi. Warga Kabupaten Bekasi juga akan dilakukan rapid test secara masal. Mengenai alat tes itu akan tiba pada Senin 23 Maret 2020. Oleh karena itu, penyelenggaraan tes massal akan dilakukan Selasa atau Rabu mendatang.

Pria yang disapa kang Emil itu mengatakan, tes massal virus corona pada tahap pertama hanya dikhususkan untuk 50 orang terdekat dari pasien positif virus corona.

Pemeriksaan massal itu akan dilakukan terhadap Orang Dalam Pengawasan (ODP) dan 50 orang terdekat dari ODP, serta Pasien Dalam Pengawasan (PDP) dan 50 orang terdekat dari PDP. "Karena teori kesehatan mengatakan, potensi ada di sana orang terdekat dan yang pernah kontak," kata kang Emil, Minggu (22/3/2020).

Selanjutnya, pemeriksaan massal itu juga akan mengarah kepada orang yang profesinya banyak berinteraksi dengan masyarakat seperti lurah, camat maupun tokoh agama. "Nanti setelah tahap satu selesai masuk ke tahap dua seiring datang alatnya lebih banyak," kata dia.

Sementara, mengenai tahapan pemeriksaan kedua pihaknya belum bisa dipastikan. Tetapi Rapid test virus corona kedua ini untuk warga yang melaporkan ingin dites.

Baca Juga : UPDATE: 304 Warga Jakarta Positif COVID-19, 21 Sembuh dan 29 Meninggal

Namun, mereka akan diverifikasi terlebih dahulu karena tidak semua bisa dilakukan dalam tes massal covid-19. "Yang terpenting adalah tidak bisa semua dites karena tidak mungkin. Di Korsel (Korea Selatan) saja ada 45 juta penduduk dan paling canggih tes massalnya, tapi hanya 200.000 yang dites," cetusnya.

Dia meminta warganya tetap berada di rumah dan tidak keluar rumah jika tidak ada keperluan mendesak. "Karena ada tes massal harus dipertegas lagi warga jangan keluar rumah, saya minta bantuan Kapolres dan Dandim," ujarnya.

(Angkasa Yudhistira)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya