"Diputuskan untuk menunda kedatangan jamaah untuk salat melalui semua gerbang ke Masjid Al Aqsa mulai Senin," isi pernyataan Kementerian Wakaf dan Urusan Islam di Yordania, yang bertindak sebagai penjaga kompleks Masjid Al Aqsa mengutip Reuters.
Keputusan baru itu juga berlaku untuk salat di luar ruangan yang biasanya menarik banyak orang, meskipun jumlahnya telah berkurang dalam beberapa minggu terakhir.
Direktur masjid Palestina, Sheikh Omar Kisawni, mengonfirmasi keputusan itu.
Para pemimpin agama di tempat-tempat suci lainnya di Kota Tua Yerusalem, seperti Tembok Barat dan Gereja Makam Suci, juga telah menerapkan pembatasan.
Para tokoh agama dan penjaga kompleks akan terus diizinkan masuk. Sementara itu, azan tetap digaungkan seperti biasa, kata dewan wakaf yang mengawasi situs-situs Islam di Yerusalem.
(Rachmat Fahzry)