Dewa Made menjelaskan, di Bali telah memulai melakukan tes PCR (Polymerase Chain Reaction) di Laboratorium kesehatan RS Sanglah, Denpasar. Lalu, Satgas sudah menggunakan rapid test untuk tes terhadap PDP maupun ODP.
"Untuk tes PCR di RS Sanglah, sudah dilakukan untuk 40 orang hingga hari ini. Dari 40 orang tersebut, sebanyak 34 orang sudah dinyatakan negatif. Sementara 6 orang masih perlu uji lanjutan untuk diperoleh hasilnya," ucap dia.
Untuk rapid test, kata Dewa Made, diprioritaskan dahulu untuk pasien yang dikarantina di Bapelkesmas Dinas Kesehatan Provinsi Bali. Sampai sore ini, dari 21 orang yang di tes seluruhnya negatif. Namun masih ada yang harus di-rapid test, karena keseluruhan ada 76 orang yang dikarantina sampai hari ini.
"Terdiri dari 56 orang di Bapelkesmas dan 20 orang di Badan Pengembangan SDM Provinsi Bali. Sampai detik ini rapid test masih berlangsung," tutur dia.