Produksi Hand Sanitizer Massal, Pemprov Jatim Libatkan SMA dan SMK

Syaiful Islam, Jurnalis
Minggu 29 Maret 2020 15:37 WIB
Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa (Foto: Okezone.com)
Share :

SURABAYA - Di tengah pandemi virus corona (Covid-19), permintaan masyarakat terhadap hand sanitizer tinggi. Akibatnya, cairan pencuci tangan tersebut langka di pasaran. Jika barangnya ada harganya pun melambung tinggi.

Sehingga Pemprov Jatim mengambil langkah untuk membuat hand sanitizer secara massal. Dalam pembuatan hand sanitizer ini Pemprov Jatim memaksimalkan peran SMA double track dan SMK.

Kemudian hand sanitizer tersebut dibagikan kepada masyarakat secara gratis. Sebanyak 79 SMA double track dan 92 SMK yang punya kompetensi farmasi dan kimia industri di Jawa Timur dilibatkan.

Hal ini bertujuan untuk mencegah penyebaran Covid-19 yang saat ini sedang pandemi. Selain membuat hand sanitizer, mereka juga membuat sabun antiseptik. Adapun sumber dananya berasal dari BOS, BPOPP serta CSR.

Gubernur Jatim, Khofifah Indar Parawansa menjelaskan, meski hand sanitizer dibuat massal, namun komposisi dan cara pembuatannya tetap sesuai standar industri sehingga mutu dan kualitasnya tetap terjamin.

"Terutama terkait keamanan alkohol yang notabene merupakan bahan baku utama pembuatan hand sanitizer. Alkohol yang digunakan merupakan alkohol dengan kategori food grade, sehingga aman dan menghindari potensi keracunan," terang Khofifah, Minggu (29/3/2020).

Menurut Khofifah, pihaknya mengapresiasi terhadap apa yang dilakukan siswa SMA/SMK ini. Pasalnya, mereka secara tidak langsung membantu pemerintah dalam melawan Covid-19.

"79 SMA double track dan 92 SMK yang punya kompetensi farmasi dan kimia industri di Jawa Timur dilibatkan. Tadinya sendiri-sendiri, nah sekarang coba diorganisir Pemprov Jatim melalui Dinas Pendidikan agar kapasitas produksi dan kualitasnya bisa meningkat, sehingga mampu memenuhi kebutuhan masyarakat,” tandasnya.

(Rizka Diputra)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya