SURABAYA - Kabar pulau Madura bakal dilockdown dengan cara menutup pintu masuk di Suramadu dan pelabuhan Kamal dibantah keras oleh Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa. Khofifah menyebutkan tidak ada lockdown, hanya saja pengetatan.
Di mana pemprov Jatim memasang semprotan cairan disinfektan atau drive thru di pintu masuk Suramadu, baik yang masuk ke Madura di sisi Surabaya maupun yang keluar dari Madura di sisi Bangkalan. Sehingga kendaraan yang akan masuk atau keluar dari Madura berhenti sebentar lalu disemprot.
Hal tersebut dilakukan untuk mencegah penyebaran covid-19 atau virus corona yang saat ini sudah pandemi. Sebab setiap hari warga Jatim yang positif virus corona terus bertambah. Sampai saat ini sudah ada 90 orang yang positif virus corona.
"Jadi tidak ada lockdown. Kita melakukan proteksi dengan berbagai pemeriksaan berlapis. Disiapkan drive thru ke Madura maupun dari Madura di Suramadu. Di Surabaya disemprot, dan di terminal juga disemprot dan dicek," terang Khofifah, Minggu (29/3/2020).
Menurut Khofifah, jika ada rombongan bus yang penumpangnya bukan warga Madura akan masuk ke Suramadu, maka akan dibelokkan atau putar balik. Sebelum pintu masuk Suramadu berjarak sekitar 500 ada putaran.