JAKARTA - Mewabahnya virus corona atau Covid-19 di Indonesia membuat sebagian warga harus beraktivitas di dalam rumah atau mengisolasi diri. Hal itu merupakan imbauan pemerintah sebagai salah satu upaya untuk memutus mata rantai penyebaran Covid-19.
Lalu bagaimana agar tetap menjaga energi positif, menghilangkan rasa suntuk, bosan, dan tetap produktif selama karantina 14 hari di rumah?
Psikolog Seto Mulyadi mengajak masyarakat yang sedang melakukan karantina di rumah dengan cara “GEMBIRA” untuk menghilangkan kejenuhan, stres, dan tetap produktif.
"Mudah-mudahan kegembiraan bisa menjadi lebih kompak dan jadi arti serba bisa," kata Kak Seto sapaannya dalam jumpa pers live streaming di Gedung Graha BNPB, Jakarta, Sabtu (4/4/2020).
Kak Seto menjelaskan singkatan “GEMBIRA” yang dimaksud. Menurut Kak Seto, G itu artinya harus bergerak ketika isolasi diri di rumah. E itu merupakan emosi cerdas, apabila marah tidak melakukan hal yang merugikan diri sendiri dan keluarga.