Karantina wilayah atau lockdown di Spanyol berlaku sejak 14 Maret, namun Perdana Menteri Spanyol Pedro Sanchez akan meminta persetujuan parlemen untuk memperpanjang keadaan darurat hingga 25 April.
Sementara untuk meningkatkan pelayanan kesehatan, pemerintah Spanyol telah mengerahkan sekitar 7.000 personel militer untuk membantu penanganan penanggulangan cirus corona.
Sejauh ini militer Spanyol telah mendirikan 16 rumah sakit sementara, membawa peralatan medis dari China dan mengangkut pasien, menurut Menteri Pertahanan Margarita Robles.
Untuk mengurangi dampak ekonomi dari pandemi ini, pemerintahan Sanchez mengumumkan paket stimulus 100 miliar euro (sekira Rp1,7 kuadriliun).
(Rachmat Fahzry)