Sementara itu, dokter forensik RS Bhayangkara Palembang, Indra Nasution, mengatakan berdasarkan hasil pemeriksaan luar di tubuh korban, tidak ditemukan tanda-tanda bekas kekerasan. Namun, petugas menemukan semacam jaringan sel dari alat kelamin korban.
Dikatakan Indra, awalnya petugas sempat bingung atas temuan jaringan tersebut. Sebab jasad korban sudah dalam keadaan membusuk dan meninggal sekitar tiga hari. Oleh karena itu, kemudian dilakukan pemeriksaan lebih lanjut.
"Hasilnya ditemukan sisa janin dengan usia sekitar enam sampai tujuh bulan di balik popok yang dikenakan korban. Kami menduga korban tewas setelah mengalami pendaraan karena diduga melakukan aborsi sendiri," jelasnya.
(Khafid Mardiyansyah)