Mentan SYL Minta Duta Petani Milenial dan Andalan Majukan Pertanian

Wilda Fajriah, Jurnalis
Senin 13 April 2020 14:53 WIB
Mentan Syahrul Yasin Limpo/dok Kementan
Share :

JAKARTA - Generasi muda atau yang biasa disebut pemuda milenial menjadi penentu kemajuan pertanian di masa depan. Estafet petani selanjutnya adalah pada pundak generasi muda, mereka mempunyai inovasi dan gagasan kreatif yang sangat bermanfaat bagi kelangsungan pertanian.

Hal inilah yang membuat Menteri Pertanian (Mentan) Syahrul Yasin Limpo (SYL) menaruh harapan pertanian pada generasi milenial. Saat ini banyak petani milenial yang telah menjadi pengusaha dalam sektor pertanian.

Kementerian Pertanian telah menetapkan 67 orang pelopor atau Duta Petani Milenial (DPM) dan Duta Petani Andalan (DPA) dari sejumlah wilayah di Indonesia yang dilantik oleh Menteri Pertanian didampingi Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Pertanian (BPPSDMP) Dedi Nursyamsi serta sejumlah pejabat Kementan lainnya di Agriculture War Room (AWR) Kementan, Jakarta, Senin (13/4/2020)

“Saya berharap Duta Petani (Milenial dan Andalan) ini bisa mewakili harapan dan kebutuhan dari sektor pertanian serta panggilan dunia untuk menjadikan pertanian maju, mandiri dan modern,” ujar Menteri Pertanian, Syahrul Yasin Limpo kepada 67 Duta Petani Milenial dan Andalan yang dilantik melalui aplikasi zoom.

Sebab kata dia, pertanian sekarang berbeda dengan pertanian di masa lalu. Sekarang ini adalah era digital. Oleh karena itu, sektor pertanian juga perlu beradaptasi dengan teknologi 4.0 untuk menjawab tantangan ke depan. Sehingga diperlukan peran serta generasi milenial. “Bicara pertanian itu sekarang selain bicara lapangan, tetapi memasukan teknologi dan action program," tandasnya.

Sementara itu, Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Pertanian (BPPSDMP) Kementerian Pertanian (Kementan) Dedi Nursyamsi dalam jumpa wartawan melalui aplikasi zoom dari Agriculture War Room (AWR) Kementan, menambahkan, keberadaan para petani milenial sangat diperlukan untuk menjadi pelopor sekaligus membuat jejaring usaha pertanian.

“Mereka diharapkan mampu menarik minat generasi milenial menekuni usaha di bidang pertanian. Apalagi, sudah banyak petani milenial yang kini telah menjadi pengusaha sektor pertanian dan mengembangkan usahanya dari hulu hingga hilir,”ujarnya.

Dengan memberdayakan para duta pertanian tersebut, Kementan menargetkan ada penambahan 2,5 juta petani dalam setahun. Sehingga satu orang duta tani bisa menarik 10 orang lain di lingkungannya untuk menekuni usaha pertanian.

“Duta petani ini bisa menggaet minimal 10 yang bisa digaet maka seluruh Indonesia bisa ada 700 ribu petani milenial yang bisa ditumbuhkan," tutupnya.

 (cm)

(Fahmi Firdaus )

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya