Duterte Ancam Berlakukan Darurat Militer jika Warga Terus Langgar Protokol Lockdown

Rachmat Fahzry, Jurnalis
Jum'at 17 April 2020 11:27 WIB
Presiden Filipina Rodrigo Duterte. (Foto/Kantor Komunikasi Kepresidenan Filipina)
Share :

MANILA - Presiden Rodrigo Duterte mengancam memberlakukan darurat militer jika warga terus melanggar aturan lockdown, yang diterapkan untuk menenkan penyebaran virus corona.

"Saya hanya meminta Anda disiplin. Jika Anda tidak mau, militer dan polisi dapat mengambil alih. Saya memerintahkan mereka bersiap," kata Duterte mengutip Strait Times, Jumat (17/4/2020).

Dia mengatakan jika warga tidak disiplin mengikuti aturan lockdodown sebelum 30 April, pasukan keamanan akan turun tangan menegakkan pedoman menjaga jarak dan tinggal di rumah.

"Ini akan seperti darurat militer. Anda pilih," dia memperingatkan.

Pernyataan tegas Duterte keluar setelah dia menerima kabar bahwa beberapa distrik di Provinsi Metropolitan Manila mengadakan pertandingan tinju dan adu ayam. Padahal wilayah itu dalam masa lockdown sejak Maret.

Warga juga terlihat pesta minuman di gan-gang Kota Manila.

Duterte juga melihat banyak warga di pasar umum, dan mobil menyebabkan kemacetan di sepanjang jalan utama.

Walikota Manila Isko Moreno sebelumnya sudah menutup selama perbatasan sebuah distrik dengan populasi lebih dari 40.000. Hal itu dilakukannya usai dia melihat sebuah video di facebook, yang menunjukkan sekira 100 warga berkumpul melihat pertandingan tinju amatir.

Moreno juga mengetahui bahwa permainan bingo sedang diselenggarakan di wilayahnya.

Satuan gugus tugas yang memerangi pandemi virus corona melaporkan, setidaknya 100.000 orang telah diperingatkan, ditangkap, atau didenda karena melanggar protokol karantina.

Duterte pekan lalu memperpanjang penutupan selama sebulan di Luzon, pulau berpenduduk sekira 57 juta hingga akhir April.

Jumlah kasus Covid-19 yang dikonfirmasi, penyakit yang disebabkan oleh virus itu, di Filipina naik menjadi 5.660 pada Kamis, tertinggi di Asia Tenggara. Setidaknya 362 telah meninggal.

Duterte meminta warga Filipina untuk lebih bersabar, karena pemerintah berusaha menemukan cara untuk melonggarkan lockdown tanpa menyebabkan virus corona tidak menyebar.

"Tunggu sebentar," katanya.

"Saya tahu Anda semua bersemangat (agar penguncian berakhir). Saya juga. Saya belum bisa pulang ke Davao (kota) untuk menghadiri ulang tahun cucu, pasangan, dan putra saya," katanya.

"Tapi di saat seperti ini, kita harus mematuhi hukum," tambahnya.

(Rachmat Fahzry)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya