35 Warga Slemen Positif Corona, 209 Lainnya Berstatus PDP

Agregasi Harian Jogja, Jurnalis
Sabtu 18 April 2020 04:30 WIB
Ilustrasi (Foto: Okezone.com)
Share :

SLEMAN - Jumlah pasien dalam pengawasan (PDP) Covid-19 di wilayah Sleman, DIY sudah mencapai lebih dari 200 orang. Berdasarkan data resmi penanganan Covid-19 Pemda DIY di laman https://corona.jogjaprov.go.id, Jumat 17 April 2020, disebutkan bahwa jumlah PDP di wilayah itu tembus 209 orang.

Sebelumnya pada Kamis, jumlah PDP di wilayah ini tercatat sejumlah 198 orang, atau naik sebanyak 11 orang. Melansir dari laman Harian Jogja, ratusan PDP itu tersebar di seluruh kecamatan di Sleman. Artinya tak ada satupun wilayah di Sleman luput dari temuan PDP.

Selain PDP, tercatat orang dalam pemantauan sebanyak 1.200 orang serta pasien yang positif terinfeksi Covid-19 sebanyak 35 orang.

Untuk diketahui, merujuk definisi dari Kementerian Kesehatan seseorang dinyatakan PDP jika ia mengalami demam atau ISPA seusai berinteraksi jarak dekat dengan pasien positif corona. Gejala itu muncul kurang dari 14 hari sejak kontak dengan pasien tersebut.

Mereka yang sempat berinteraksi dengan kasus probabel corona (belum ditentukan statusnya) juga bisa dikategorikan ke dalam PDP. Mereka yang mengalami ISPA/pneumonia berat hingga membutuhkan perawatan di rumah sakit bisa dikategorikan PDP.

Namun pasien-pasien penderita ISPA dan pneumonia berat ini harus berasal dari daerah terinfeksi virus Corona. Selain itu, penyakit mereka pun tak bisa dijelaskan oleh dokter dengan penyebab di luar virus corona.

Adapun ODP merupakan orang yang sedang atau pernah mengalami demam di atas 38 derajat celsius. Selain itu, ODP juga bisa saja hanya mengalami gangguan sistem pernapasan seperti batuk, pilek, atau sakit tenggorokan. ODP harus memiliki riwayat perjalanan atau tinggal di negara atau wilayah Indonesia yang tercatat melaporkan penderita virus corona penyebab Covid-19.

(Rizka Diputra)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya