Penyaluran sembako dilakukan tim dengan mendistribusikan langsung ke lokasi domisili penerima.
Warga tidak diperkenankan mengambil langsung sembako karena menghindari kerumunan. Maka itu, semua data penerima harus memiliki alamat yang akurat. Data penerima juga dilengkapi nomor telepon sehingga bisa dihubungi petugas.
"Paket sembako tersebut sebagai upaya untuk memaksimalkan penerapan pembatasan sosial berskala besar (PSBB) yang dilaksanakan pada 24 April hingga 7 Mei mendatang. Sembako akan digunakan dalam kebutuhan satu bulan, atau paling tidak mencukupi kebutuhan selama masa PSBB berlangsung," jelasnya.
Ditambahkan, satu KK mendapat satu paket sembako, di antaranya berisi beras 10 kilogram, mi instan 1 dus, gula pasir, minyak goreng, susu kaleng, sarden, sabun mandi, sabun cuci pakaian, pasta gigi, dan sabun cuci piring.
Bahkan mi instannya juga tidak sama di daerah lain yang hanya 10 bungkus. "Kita kasih 1 dus langsung," tandasnya.
(Hantoro)