Terkait meningkatnya DBD, pihaknya kembali mengingatkan agar pelaksanaan PHBS dan Menguras, Menutup dan Mengubur (3M) terus dilaksanakan. Hal ini kata dia, agar disituasi pandemi covid-19 tidak bertambah lagi kasus DBD-nya.
“Fogging hampir rutin dilakukan di masing masing wilayah,” ujarnya.
Sementara itu, Kepala UPTD Puskesmas Kuta Selatan, dr. IGNB Sastrawan Dj., M.Kes., merincikan, untuk dikawasan Kuta Selatan, wilayah kelurahan Jimbaran mengalami peningkatan drastis pada bulan maret mencapai 149 kasu. Namun untuk bulan April mengalami penurunan mejadi 95 kasus.
Sementara, untuk bulan April, kawasan yang mengalami lonjakan kasus berada di wilayah Kelurahan Benoa, sebanyak 109 kasus. Jumlah ini meningkat dibandinkan bulan sebelumhya yang hanya sebanyak 89 kasus.
(Awaludin)