JAKARTA - Gubernur DKI Jakarta Anies Rasyid Baswedan mengatakan, selama 13 hari penerapan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB), tren pemakaman yang menggunakan prosedur tetap (protap) Covid-19 cenderung menurun.
"Kita memiliki data pemakaman (dengan protap) Covid-19 yang dalam beberapa hari terakhir ini menunjukkan penurunan yang cukup signifikan," kata Anies di Balai Kota Jakarta, Rabu (22/4/2020).
Menurutnya, sebelum PSBB diberlakukan, angka pemakaman yang menggunakan protap Covid-19 di Jakarta mencapai 50 orang per hari.
"Selama PSBB berlangsung sejak 10-23 April 2020, pemakaman Covid-19 cenderung menurun, capai 40-30an orang yang meninggal. Bahkan pernah 29 orang yang meninggal, selama dua hari berturut-turut,” ujar Anies.