Nekat Mudik, Warga Menden Klaten Wajib Masuk Ruang Sauna Sehat

Agregasi Solopos, Jurnalis
Kamis 23 April 2020 14:51 WIB
Ruang sauna sehat di Desa Menden, Klaten. (Foto: Solopos/Taufik Sidik Prakoso)
Share :

KLATEN — Bagi warga Desa Menden, Kecamatan Kebonarum, Kabupaten Klaten, Jawa Tengah, yang nekat mudik ketika masa pandemi corona virus disease (covid-19) seperti sekarang, wajib masuk ke ruang sauna sehat. Fasilitas ini sengaja disediakan aparatur setempat untuk mencegah terjadinya penularan virus corona yang sedang merebak di Indonesia.

Tidak sedikit perantau yang pulang kampung justru senang memanfaatkan ruang sauna sehat ini. Pasalnya, aroma empon-empon tercium dari balik ruangan di belakang Kantor Desa Menden ini.

Asap mengepul di dalam ruangan berlantai batu alam itu. Asap berasal dari uap air di cerek yang dipanaskan dan dialirkan melalui pipa ke rumah sauna.

Salah seorang pengguna ruang sauna sehat, Dono (47), keluar dari ruangan berupa bilik tersebut. Keringat bercucuran di sekujur tubuh pria yang tinggal di Dukuh Jerukan, Desa Menden, itu meski hanya 5 menit berada di dalmnya.

Dono mengatakan, mandi sauna bagi warga perantau yang mudik ke Desa Menden, Klaten, banyak gunanya.

"Manfaatnya banyak setelah diterapi di ruangan itu. Badan terasa enteng, bangun pagi terasa ringan dan bugar," kata pria yang berprofesi sebagai sopir truk tersebut, seperti dikutip dari Solopos, Kamis (24/4/2020).

Dono sudah tiga kali memasuki bilik di belakang Kantor Desa Menden itu. Dia pun mulai ketagihan lantaran merasakan manfaat terapi di dalam ruangan yang hanya muat untuk satu orang tersebut.

"Rasanya seperti gurah. Keringat yang keluar memang banyak, tetapi ada berbau harum karena efek empon-empon," jelas dia.

Kepala Desa Menden, Sriyanto, mengatakan ruang sauna sehat tersebut disiapkan bagi perantau yang mudik ke Menden, atau warga yang pulang bekerja dari luar kota.

Sebelum pulang ke rumah, kata dia, warga diimbau datang ke balai desa untuk melakukan terapi di ruang sauna sehat.

Sriyanto menegaskan semua perantau atau warga yang pulang kerja dari luar kota wajib transit ke kantor desa. Hal itu sudah berjalan selama empat hari dan sudah ada 40 orang yang terapi.

"Ketika datang, mereka masuk ke ruang sauna, kendaraan dicuci menggunakan disinfektan. Jadi ketika mereka masuk kampung, baik sopir ataupun pemudik, sudah aman dan bersih," jelasnya.

Sriyanto menjelaskan penyediaan bilik untuk rumah sehat sauna itu merupakan inisiatif aparatur Desa Menden. Sriyanto sendiri sudah memiliki fasilitas tersebut di rumahnya sejak puluhan tahun silam.

Hal itu dia pelajari dari berbagai buku serta belajar ke berbagai daerah, termasuk di salah satu pondok pesantren di Jawa Timur.

"Berhubung ada covid-19 dan kebetulan di rumah sudah membuat, akhirnya diaplikasikan di sini. Insya Allah akan membebaskan semua virus di tubuh," ucapnya.

Sriyanto mengatakan fasilitas sauna itu disediakan gratis bagi perantau yang pulang kampung atau warga lainnya di Menden, Klaten. Dia mengungkapkan bahwa ramuan di ruang sehat sauna berasal dari beragam empon-empon.

Ada lebih dari 10 jenis empon-empon seperti kunir, jahe, kayu manis, bawang merah, jeruk nipis, serai, daun pandan, kapulaga, cengkih, dan dicampur sedikit garam.

Masing-masing bahan itu memiliki khasiat tersendiri untuk tubuh. Sriyanto mencontohkan bawang merah berfungsi membuka pori-pori di kulit. Beragam bahan itu diiris kemudian dimasukkan ke cerek berisi air dan dipanasi.

Pada bagian atas cerek dilengkapi pipa yang dihubungkan ke dalam bilik. “Tujuan utamanya untuk melancarkan aliran darah," papar dia.

Terkait warga perantau yang pulang kampung, Sriyanto menjelaskan bahwa meski sudah melakukan terapi di ruang sauna sehat, tetap harus menjalani isolasi mandiri di rumah selama 14 hari.

Hal itu diharapkan tetap dipatuhi para pemudik yang pulang kampung agar tak menimbulkan kecurigaan masyarakat.

Lebih lanjut Sriyanto mengatakan rumah sehat sauna itu dibuka selama 24 jam. Perangkat desa, termasuk dirinya, siap mengiris aneka empon-empon yang disiapkan untuk ramuan sauna.

Penyediaan ruang sauna sehat itu menjadi salah satu ikhtiar warga dan Pemerintah Desa Menden memerangi virus corona.

"Ini menjadi ikhtiar kami bersama masyarakat agar wilayah kami itu tetap zona hijau (terbebas dari covid-19)," pungkasnya.

(Hantoro)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya