JAKARTA - Pandemi COVID-19 yang kian menjadi tidak hanya membatasi ruang gerak dan aktivitas masyarakat tetapi juga mempengaruhi kondisi ekonomi yang akhirnya mengurangi kemampuan masyarakat untuk memperoleh pangannya.
Pemerintah berupaya keras agar masyarakat tetap memperoleh kebutuhan pangan. Menteri Pertanian (Mentan), Syahrul Yasin Limpo (SYL) mengatakan dalam berbagai kesempatan masalah pangan tidak boleh lengah dan masyarakt tidak perlu khawatir akan ketersediaan pangan.
“Masyarakat jangan cemas dengan bahan pokok nasional selama menghadapi COVID-19, bulan suci Ramadhan hingga hari raya lebaran 2020 mendatang. Hitungan neraca pangan kita cukup. Sebelas kebutuhan pokok kita seperti daging, beras, cabai, jagung dan minyak cukup. Hanya ada 3 yang bersoal yaitu daging, gula dan bawang putih," ujar Mentan Syahrul.
Terkait arahan Mentan tersebut, Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Pertanian, Dedi Nursyamsi menuturkan menyikapi masa pandemi COVID-19 yang belum bisa kita pastikan kapan berakhirnya, namun sektor pertanian sebagai sumber utama pangan tidak boleh ikut melemah.