Swab Tenggorokan 9 Tenaga Medis Asal Bengkulu Dikirim ke Palembang

Demon Fajri, Jurnalis
Jum'at 24 April 2020 19:24 WIB
Foto: Illustrasi Shutterstock
Share :

BENGKULU - Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Provinsi Bengkulu, Herwan Antoni mengatakan, tim Dinkes telah mengambil swab (cairan) tenggorokan 9 tenaga medis, yang menangani kasus konfirmasi, berjenis kelamin laki-laki 48 tahun, asal Kabupaten Kepahiang.

Pengambilan swab itu, terang Herwan, 2 orang dokter dan 7 para medis. Mereka telah di karantina di salah satu hotel di Kabupaten Kepahiang. Swab tersebut, terang Herwan, akan segera di kirim ke laboratorium Balai Teknik Kesehatan Lingkungan dan Pengendalian Penyakit (BTKLPP), Palembang, Sumatera Selatan.

''Swab tenaga medis sudah diambil dan segera di kirim ke Palembang. Saat ini mereka sudah dikarantina di salah satu hotel di Kepahiang,'' kata Herwan dalam keterangannya, Sabtu (24/4/2020).

Untuk kasus PDP berinisial F (24), yang melahirkan pada Rabu 22 April 2020, malam, di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Lebong, terang Herwan, sudah dilakukan rapid test 4 kali. Hasil rapid test pertama dan kedua, reaktif covid-19.

 

Sementara, hasil rapid test ketiga dan keempat, nonreaktif. Selain itu, tenaga medis yang menangani pasien telah dilakukan pemeriksaan tes cepat pendektesi corona virus disease (Covid-19). Hasilnya, kata Herwan, non reaktif.

''Rapid test pasien berinisial F dilakukan 4 kali. Untuk hasil pertama dan kedua reaktid dan rapid test ketiga dan keempat non reaktif,'' jelas Herwan.

Ditambahkan Juru Bicara (Jubir) Gugus Tugas Penanganan COVID-19 Provinsi Bengkulu, Jaduliwan, secara keseluruhan total kasus Orang Dalam Pemantauan (ODP) sebanyak 625 kasus.

Terdiri dari ODP selesai pemantauan 538, ODP proses pemantauan 87 dan 4 ODP tambahan pada hari ini. Sementara Pasien Dalam Pengawasan (PDP), 22 kasus. Yakni, PDP selesai pengawasan 10 kasus, dan PDP proses pengawasan 12 kasus.

''Tambahan ODP hari ini ada 4 orang. Mereka berasal dari Bengkulu Utara 3 orang dan 1 orang dari Kabupaten Kepahiang,'' jelas Jaduliwan.

Untuk sampel swab yang diperiksa di laboratorium, sampai Jaduliwan, sebanyak 72 sampel. Jumlah sampel positif 10 sampel dari 8 orang, lalu 52 sampel negatif dan 10 sampel proses pemeriksaan.

Kemudian, lanjut Jaduliwan, rapid test yang sudah dilakukan sebanyak 1.740 orang. Hasilnya, 1.728 orang non reaktif, dan 12 lainnya reaktif. Selanjutnya, kasus konfirmasi covid-19, 8 orang.

''Dua orang isolasi mandiri, 3 orang di rumah sakit Kepahiang, 1 di Karantina, 1 orang meninggal dunia dan 1 orang sembuh,'' pungkas Jaduliwan.

(Awaludin)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya