PSBB Provinsi Gorontalo Ditolak, Gubernur Cari Alternatif Lawan Covid-19

Subhan Sabu, Jurnalis
Sabtu 25 April 2020 14:11 WIB
Share :

GORONTALO - Usulan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) ditolak oleh pemerintah pusat, Gubernur Provinsi Gorontalo Rusli Habibie mencari alternatif lain untuk mencegah meluasnya penyebaran Corona Virus Disease (Covid-19).

“Kita sudah mengusulkan tapi belum diterima. Apakah kita harus menunggu banyak korban terus kita diberi PSBB? Di Jakarta rumah sakit rujukannya banyak, di Gorontalo hanya satu. Dokter spesialis paru hanya dua, APD dan fasilitas lainnya juga serba kurang,” jelas Gubernur Rusli, Sabtu (25/4/2020).

Untuk itu, lewat rapat video conference dengan bupati/wali kota dan unsur forkopimda, Ruslivmencari alternatif rencana pembatasan sosial di daerah, salah satunya dengan memperketat akses masuk darat, laut dan udara. Setiap penumpang yang masuk akan dilengkapi dengan pemeriksaan rapid test. Jika yang bersangkutan positif rapid test dan berstatus pendatang, maka akan dipulangkan saat itu juga.

“Kita bukan menutup tapi memeriksa. Contohnya di posko Atinggola (perbatasan Gorontalo dan Sulut), ada masyarakat dari Sulawesi Utara yang ingin masuk Gorontalo. Ketika lihat ada indikasi maka saat itu juga dilakukan rapid test. Kalau dia masyarakat Gorontalo dia langsung kita karantina,” ujar Rusli

Pemerintah kabupaten sudah menyiapkan sendiri lokasi karantina untuk ODP dan PDP yang terindikasi positif. Khusus Kota Gorontalo, akan dikarantina di mess haji yang menjadi lokasi karantina pemerintah provinsi.

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya