INDRAMAYU - Sebanyak 61 tenaga medis di RSUD Indramayu diasramakan di sebuah hotel bernama Wiwi Perkasa 2, di Kabupaten Indramayu, Jawa Barat. Hal ini dilakukan agar mereka dapat bekerja dengan nyaman.
Juru Bicara Gugus Tugas Covid-19 Kabupaten Indramayu, Deden Bonni Koswara mengatakan, 61 tenaga medis yang diinapkan di Hotel Wiwi Perkasa 2 terdiri dari sejumlah dokter, perawat, para medis dan sebagainya. Mereka sengaja diasramakan supaya semakin nyaman dalam bekerja. Utamanya saat menangani pasien dalam pengawasan (PDP) ataupun pasien virus corona (Covid-19).
"Kebijakan untuk mengasramakan tersebut, sebagai upaya agar para medis dan tenaga kesehatan lainnya semakin nyaman dalam bekerja," ujar Deden dalam keterangan yang diterima Okezone, Rabu (29/4/2020).
Deden menerangkan, 61 tenaga medis itu tetap bekerja seperti biasa meskipun sebelumnya ada satu perawat di RSUD Indramayu dinyatakan positif Covid-19. Mereka sudah menjalani pemeriksaan rapid test dan hasilnya negatif.
"Mereka masih bertugas. Hasil rapid test juga negatif, namun mereka tidak pulang ke rumah tapi pulangnya ke hotel," kata Deden.
Lebih lanjut, Deden menyampaikan, pihaknya menepis kabar yang berkembang dimasyarakat ataupun dimedia sosisial tentang 61 tenaga medis RSUD Indramayu sedang dikarantina. Ia menegaskan bahwa mereka hanya diasramakan di Wiwi Perkasa 2.
"Para tenaga kesehatan yang di asramakan ini dalam keadaan sehat baik" ungkap Deden.