Langgar PSBB Tahap 2 di Tangsel, Lebih dari 40 Tempat Usaha Disegel

Hambali, Jurnalis
Minggu 03 Mei 2020 19:21 WIB
Satpol PP Tangerang Selatan menyegel lebih dari 40 tempat usaha yang melanggar aturan PSBB (Foto : Okezone.com/Hambali)
Share :

TANGERANG SELATAN - Lebih dari 40 tempat usaha yang beroperasi di wilayah Kota Tangerang Selatan (Tangsel) ditutup paksa dan disegel petugas Satpol PP, Minggu (3/5/2020).

Seluruh tempat usaha itu melanggar Peraturan Walikota (Perwal) Nomor 13 Tahun 2020 tentang Pelaksanaan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) dalam Rangka Penanganan Covid-19.

"Mereka tetap buka dan operasional, sehingga kami segel sementara," kata Kepala Seksi Penyelidikan dan Penyidikan Satpol PP Kota Tangsel, Muksin Al Fachry, kepada Okezone.

Dijelaskan Muksin, kebanyakan tempat usaha yang disegel adalah perkantoran, toko pakaian, furniture, spa and massage, dan salon kecantikan. Dia memastikan, bahwa ketentuan operasional tempat usaha telah diatur jelas dalam Perwal yang ada.

"Ada pengecualian, misalnya untuk usaha makanan dan kebutuhan pokok," jelasnya.

Pantauan di salah satu swalayan yang tersegel di daerah Serpong terlihat, jika aktifitas para pembeli yang terlanjur sedang berbelanja diberi kesempatan menyelesaikan transaksi. Namun pintu masuk diberi stiker segel guna mencegah pengunjung datang.

Baca Juga : Update Pasien ODP di Indonesia 236.369 Orang dan PDP 23.130

"Kalau kita kan cuma kerja di sini mas, kalau ditutup ya nanti nggak ada pemasukan buat toko, ujung-ujungnya kita nggak gajian. Serba salah sih situasi seperti ini," tutur De (22), salah satu karyawan perempuan toko tersebut.

Pelaksanaan PSBB tahap 2 di Tangsel sendiri belum begitu sepenuhnya dipatuhi. Sejumlah keramaian banyak terlihat di jalan-jalan dan pertokoan. Kondisi itu sama persis saat pemberlakuan PSBB tahap 1, di mana kepatuhan masyarakat disebut hanya 60 persen.

(Angkasa Yudhistira)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya