JAKARTA - Sebanyak tiga orang penumpang KRL Commuter Line tujuan Bogor-Jakarta dinyatakan positif terjangkit virus corona (Covid-19) usai menjalani test swab massal beberapa hari lalu.
Atas adanya kejadian itu, Wakil Ketua Komisi V DPR, Syarif Abdullah Alkadrie berharap pemerintah dapat menghentikan sementara operasional KRL selama masa Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di wilayah Jabodetabek.
"Seharusnya pemerintah juga tanggap supaya ini hentikan (operasional) KRL," ujar Syarif saat dihubungi Okezone di Jakarta, Senin (4/5/2020).
Syarif mengakui, penutupan sementara KRL sudah menjadi pembahasan sejak beberapa bulan lalu usai pemerintah mengambil sikap penerapan PSBB.
Karena, lanjut dia, jika KRL tetap beroperasi dan di dalam gerbong tetap ada keramaian, maka jelas tidak sejalan dengan aturan physical distancing yang sudah diterapkan pemerintah dalam rangka memutus penyebaran Covid-19.
"Ya, saya kira masalah ini kita sudah bahas berbulan-bulan ya, sehingga kalau kita mau menerapkan PSBB KRL pun enggak bisa operasi. Di situ tidak akan terjadi physical distancing karena itu tetap berdesak-desakan," tuturnya.