"Ini dilakukan bertahap, tidak semua langsung dibuka. Poli penyakit dalam, poli yang urgen, kalau poli gigi dan mata masih tutup. Tapi kalau dokter spesialis bersedia, maka akan dibuka. Jadi saat Idul Fitri diharapka bisa normal semua," tutur Ilham.
Kemudian, untuk pegawai RSUD Kota Bogor yang sempat reaktif rapid test telah menjalani swab dua kali dan hasilnya negatif. Meski dengan hasil negatif, mereka juga tetap harus menjaga diri.
"Tapi yang sudah negatif juga jangan sampai lupa diri, karena itu tetap ikuti anjuran pemerintah dan social distancing. Yang positif juga sudah ada yang konversi seperti Pak Wali Kota Bogor, Bima Arya, mudah-mudahan bertambah lagi (sembuh)," harapnya.
(Rizka Diputra)