Sebagian lain mempunyai riwayat kontak dengan pasien positif. Namun tidak demikian halnya dengan tenaga kesehatan yang saat ini hasil repid testnya reaktif. ” Mereka itu sekarang masih menunggu hasil swab dan kita berharap hasilnta negatif dan penyebaran Covid-19 bisa kita cegah,” imbuhnya.
Baca juga: Istri dan Anak Karyawan Indogrosir Menambah Kasus Covid-19 di Yogyakarta
Untuk mengantisipasi meningkatnya jumlah pasien Covid-19 Pemkab terus melakukan upaya tepat untuk lokasi isolasi dan akan bekerhasama dengan sejumlah rumah sakit swasta. Saat ini rumah sakit rujukan pasien Covid-19 di Gunungkidul baru ada dua yakni RSUD Wonosari dan RS Panti Rahayu. Kondisi dua rumah sakit rujukan Civid-19 di Gunungkidul saat ini juga sudah penuh baik untuk pasien positif maupun Pasien Dalam Pengawasan (PDP).
Pihaknya sudah melakukan koordinasi dengan 3 rumah sakit swasta. Yakni RS Nurohmah, RS Pelita Hysada dan RS PKU Muhammadiyah. ” Kita sedang koordinasikan dengan ketiga rumah sakit tersebut,” ucapnya.
Adapun mengenai ketersediaan Alat Pelindung Diri (APD) untuk petugas medis,hingga kini masih cukup banyak. Data Dinkes Gunungkidul terkait pergerakan Covid-19 untuk Orang Tanpa Gejala (OTG) hasil repid test reaktif ada 150 orang, Orang Dalam Pemantauan 1.148 orang, dirawat 4, meninggal 4, Pasien Dalam Pengawasan (PDP) ada 114 orang, dirawat 4 orang, PDP meninggal 20 orang, jumlah spesemen 172 orang, negatif 107 orang, spesemen dalam proses 37 orang, sembuh 21 orang dan positif dalam perawatan 7 orang dan meninggal 1 orang.
(Awaludin)