PASURUAN - Sejumlah 19 orang tenaga kesehatan di RSUD Bangil Kabupaten Pasuruan terpapar corona. Meski dinyatakan positif corona, mayoritas mereka tak memiliki gejala klinis.
Sekretaris Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Kabupaten Pasuruan Anang Saiful Wijaya mengatakan bila 19 tenaga medis yang tertular corona merupakan akumulasi total hingga hari ini.
"Sebanyak 9 nakes terkonfirmasi positif Covid-19 pada 9 Mei lalu, di antaranya perawat berusia 43 tahun dan istrinya 41 asal Beji, disusul dokter perempuan berusia 44 tahun asal Pandaan," ujar Anang melalui keterangannya pada Rabu (27/5/2020).
Setelah itu, perawat berjenis kelamin laki-laki berusia 51 tahun asal Kecamatan Kraton, tenaga kesehatan laki-laki berusia 24 tahun asal Bangil, dua tenaga kesehatan berjenis kelamin perempuan berusia 47 dan 43 asal Beji juga terkonfirmasi positif corona.
Kemudian pada 16 Mei 2020, dua perawat dinyatakan positif corona, satu perawat laki-laki dengan usia 32 tahun asal Rembang dan satu perawat perempuan dengan usia 31 tahun warga Pasrepan.
Peningkatan paling tajam terjadi pada 23 Mei 2020 di mana terdapat delapan tenaga kesehatan yang dinyatakan positif corona, terdiri dari tujuh perawat dan satu orang bidan berjenis kelamin perempuan berusia 30 tahun asal Beji.
Hingga tenaga kesehatan terakhir yang terkonfirmasi corona pada Selasa 26 Mei 2020, yang merupakan tenaga kesehatan yang bertugas di RSUD Bangil berusia 56 tahun.