Para peneliti mengatakan "vaksin merupakan mukjizat dan sangat berguna untuk melindungi populasi terhadap penyakit parah ini."
Dr Paul Griffin adalah ahli penyakit menular yang terlibat dalam uji coba Covid-19 Australia. Ia berharap obat itu akan berhasil menyerang virus dan siap digunakan dalam beberapa bulan.
“Kami mencari antibodi, jenis serta jumlah antibodi, kemudian kami mengambil beberapa unsur dari peserta uji coba melalui tes darah dan melakukan banyak percobaan laboratorium untuk menunjukkan bahwa antibodi tersebut menetralkan virus," ujar Griffin.
"Perusahaan yang memproduksi vaksin sudah mulai meningkatkan proses, sehingga sudah banyak membuat dosis vaksin ini. Jadi jika kita bisa membuktikannya aman dan efektif, maka kemungkinan pada akhir tahun sejumlah besar dosis akan tersedia," imbuhnya.
Pihak berwenang Australia mengatakan uji coba ini merupakan langkah maju yang signifikan dalam persaingan global untuk menciptakan vaksin virus corona. Beberapa peserta uji coba akan mendapat plasebo sementara yang lain akan diberikan obat Novavax.