Perlu Konsistensi Penanganan Agar Penyebaran Corona Tidak Semakin Parah

Achmad Fardiansyah , Jurnalis
Sabtu 30 Mei 2020 13:01 WIB
Ilustrasi (Foto : Shutterstock)
Share :

JAKARTA - Pakar Kesehatan Masyarakat, Hermawan Saputra mengatakan lonjakan kasus virus corona atau Covid-19 yang terjadi di tanah air lantaran pemerintah melonggarkan protokol kesehatan. Akibatnya perkembangan kasus tersebut terus meningkat.

Hermawan menyatakan agar kasus tersebut tidak semakin memburuk, pemerintah segara memperbaiki penanganan virus corona. Minimal melakukan penanganan seperti pemulangan mahasiswa di Wuhan, China dan 168 ABK Diamond Prince dari Jepang yang diisolasi di Pulau Galang.

"Jadi pertama yang harus diperbaiki adalah konsistensi," katanya kepada Okezone, Sabtu (30/5/2020).

Dengan aksi tersebut, pemerintah bisa dinilai serius dalam penanganan kasus virus corona. Namun yang terjadi saat ini pemerintah malah melonggarkan aturan tersebut. "Sejak awal pemerintah ada sikap yang cukup disiplin tetapi kenapa sekarang longgar?" ujarnya.

Hermawan juga menyoroti salah satu kasus yang ditemukan di Bandara Soekarno Hatta sebanyak 125 kasus, hal itu bukti pemerintah lamban dan longgar melaksanakan protokol kesehatan.

"Jadi yang kita maksud longgar itu dalam protokol seharusnya penerbangan mereka (125 TKI positif) saja masuknya tidak melalui bandara yang umum artinya yang repatriasi. Dulu kan penjemputan khusus yang langsung di Natuna kemudian juga pesawatnya juga diatur sedemikian rupa yang ABK Diamond Prince sehingga tidak melalui bandara umum yang berpotensi dengan keramaian lokal nah itu satu berarti tidak konsisten dan cenderung abai," bebernya.

Baca Juga : Rumahnya Diterjang Ombak Besar, Warga Pesisir Tanggamus Harapkan Bantuan

Hermawan melanjutkan, sebelum ditemukan puluhan ribu kasus Covid-19 pemerimtah terbilang cekatan dalam menanggulanginya.

"Padahal dulu kasus kita belum ada sekarang puluhan ribu. Jadi yang menyebabkan pengabaian ini apalagi dari daerah negara import yang memang terjadi kasus bawaan yang potensi tinggi. Tidak ada negara yang aman sekarang di dunia ini apalagi dalam kasus yang datang dari luar negeri. Oleh karena itu konsistensi itu mencerminkan komitmen," tutupnya.

(Angkasa Yudhistira)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya