Pihak berwenang Saudi mengatakan awal bulan ini bahwa pembatasan akan dicabut dalam tiga tahap, yang berpuncak pada jam malam yang berakhir pada 21 Juni, dengan pengecualian kota suci Makkah.
Ziarah Haji dan Umrah, yang menarik jutaan Muslim dari seluruh dunia, tetap ditangguhkan.
Negara berpenduduk 30 juta jiwa itu melaporkan lebih dari 83.300 infeksi dan 480 kematian akibat penyakit itu, tertinggi di antara tujuh negara Teluk Arab.
(Rahman Asmardika)